Traveling dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Penelitian selama 30 tahun terakhir menunjukkan hasil yang konsisten bahwa individu akan merasa dirinya lebih baik dan lebih bisa mengatasi stres setelah melakukan traveling. Contoh pada penelitian tahun 2011 terhadap 3.500 traveler menunjukkan adanya manfaat yang sangat besar yang dirasakan oleh mereka yaitu menjadi lebih bahagia dengan seringnya melakukan traveling.

Udara yang segar, pepohonan yang rindang, gemericik air, ombak pantai, sunshine/sunset dan semua suasana baru yang kita jumpai ketika traveling tidak menutup kemungkinan bisa memberi kepuasan dan ketenangan tersendiri. Adanya udara segar dapat menyuplai oksigen baru dalam diri kita. Selain itu pemandangan – pemandangan yang indah juga bisa sebagai moodbooster yang dapat membangkitkan gairah hidup lebih hidup.

Baca Juga: Waduh, Jadi Ini Gejala Kanker Kulit?

Manfaat traveling pada dimensi yang lebih luas dan menarik lainnya adalah bahwa traveling juga mempunyai peranan dalam proses pendewasaan setiap individu. Dalam suatu perjalanan panjang, seringkali kita dituntut untuk bisa mengambil keputusan secara tepat dan cepat. Hal inilah yang menjadikan traveling sebagai sarana edukasi untuk pengembangan diri karena pembelajaran yang berharga adalah pengalaman itu sendiri.

Dow menjelaskan bahwa dengan melakukan perjalanan atau traveling dan keluar dari rutinitas sehari – hari, tidak peduli bagaimana perjalanan kita, traveling mempunyai kekuatan untuk memberi kita pandangan baru yang lebih segar tentang apa yang sudah kita kenali sebelumnyadaripada apapun, yaitu diri kita sendiri. Intinya dari traveling ini kita mampu mengenali siapa diri kita sebenarnya.

Dr Margaret J King, direktur Center for Cultural Studies & Analysis, mengatakan, traveling memiliki banyak manfaat. Yang paling menonjol adalah menghilangkan stres. Banyak perubahan psikologis yang terjadi saat seseorang berpindah dari rumah atau kantornya ke “tempat ketiga” yang belum diketahui untuk merasakan pengalaman baru.

Dengan kegiatan yang tak terlalu banyak per harinya serta membebaskan diri dari kompleksitas pekerjaan dan hubungan, pikiran seakan di-reset ulang, begitu pula dengan tubuh kita sehingga stres pun hilang.

Baca Juga: Empat Faktor Penting yang Mempengaruhi Darah

Manusia selalu menginginkan hal-hal baru, dan travel menawarkan paket lengkap karena bisa melihat wajah baru, mendengar suara dan pemandangan yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Kurang tidur yang berkaitan dengan stres dapat menimbulkan konsekuensi negatif yang memengaruhi kemampuan kognitif dan efisiensi kita. Max Hirshkowitz, Ketua National Sleep Foundation (NSF), mengatakan, liburan merupakan kesempatan yang sangat baik untuk membayar utang tidur kita. Agar lebih berenergi, NSF menyarankan, kita sebaiknya tidur sekitar tujuh jam per hari.

Diamond Resorts International dalam sebuah survei yang dilakukan tahun 2014 menemukan bahwa lebih dari tiga perempat responden mengatakan bahwa mereka merasa lebih bahagia jika merencanakan perjalan paling tidak setahun sekali. Psikiater dan juru bicara American College of Emergency Physicians, dr Leigh Vinocur, tidak terkejut dengan hasil survei tersebut.

Mengambil waktu liburan sendiri ataupun bersama keluarga menurunkan tingkat stres kita, dan melepaskan semua hormon stres yang berakibat buruk bagi kesehatan mental dan fisik kita.

Saat traveling, Anda mungkin akan berjalan lebih jauh daripada biasanya. Berkunjung ke beberapa tempat dalam sehari seperti museum dan berganti-ganti kendaraan umum misalnya, menuntut Anda untuk memiliki fisik yang kuat.

Dengan begitu, jantung Anda akan bekerja memompa darah lebih banyak dan aliran darah Anda akan kembali lancar, meskipun Anda sendiri tidak melakukan kegiatan traveling yang berat, seperti kayak ataupun ski.

Baca Juga: Jalan Kaki, Cara Mudah Untuk Sehat

Anda bisa melakukan kegiatan yang tidak pernah atau tidak terbiasa Anda lakukan sebelumnya. Traveling mengajarkan Anda untuk keluar dari rutinitas dan mencoba hal-hal baru.

Banyak pengalaman yang beraneka yang akan Anda temukan selama Anda melakukan kegiatan traveling. Seperti pengalaman pergi ke tempat baru, makanan baru, maupun orang-orang baru. Setelah itu, Anda pasti dapat merasakan diri Anda kembali bugar dan rasa sosial Anda akan semakin meningkat.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© 2020 PT. Kembang Bulan. All right reserved.

Log in with your credentials

Forgot your details?