Sobat Kapsida, Sudah Tahu Anatomi dan Fungsi Kulit?

kulit 2

Sobat Kapsida harus selalu membaca blog di website ini untuk memahami lebih jauh tentang kesehatan kulit dan sejenisnya.Kali ini kami akan membahas tentang apa saja sih anatomi dari kulit, selain itu Sobat Kapsida perlu memahami fungsi kulit itu meliputi apa saja.

Yuk, langsung baca artikel ini.

Kulit merupakan pembungkus yang elastik yang melindungi tubuh dari pengaruh luar. Selain itu, kulit juga merupakan organ tubuh yang terberat dan terluas ukurannya. Ngga percaya kan? berat kulit manusia dewasa itu 15% dari total berat tubuh.

Menurut penelitian yang dilakukan Siregar (2000), kulit terbagi menjadi tiga lapisan utama, yaitu epidermis, dermis atau korium dan jaringan bukutan.

Epidermis dibagi menjadi empat lapisan. Pertama, laporan basal atau stratum germinativum. Lapisan basal terdiri dari satu lapis sel-sel yang koboid yang tegak lurus terhadap dermis. Lapisan basal merupakan lapisan paling bawah dari epidermis berbatas dengan dermis yang di dalamnya terdapat lapisan dendrite yang membentuk melanin yang berfungsi sebagai pelindung kulit dari sinar matahari. Kedua, lapisan malpighii atau stratum spinosum. Lapisan ini merupakan lapisan epidermis yang paling tebal dan kuat, terdiri dari poligonal. Ketiga, lapisan granular atau stratum granilosum yang terdiri dari satu sampai empat baris sel-sel berbentuk intan, berisi butir-butir keratohialin yang basofil.Keempat, lapisan tanduk atau stratum korneum., terdiri dari 20-25 lapis sel-sel tanduk tanpa inti, gepeng, tipis dan mati. Pada permukaan ini sel-sel mati terus menerus, akan mengelupas tanpa terlihat,

Dermis. Apa itu? Dermis atau korium merupakan lapisan di bawah epidermis dan di atas jaringan subkutan. Dermis terdiri dari jaringan ikat yang dilapisi atas pars papilaris, sedangkan di bagian bawah terjalin longgar pars reticolaris, jaringan pars reticolaris mengandung pembuluh darah, sarah, rambut kelenar keringat dan kelenjar sebaseus.

Jaringan subkutan. Merupakan lapisan yang langsung berada di bawah dermis. Batas antara jaringan subkutan dan demis. Sel-sel yang terbanyak adalah liposit yang menghasilkan banyak lemak, jaringan subkutan mengandung saraf, pembuluh darah, limfe, dan kandungan lemak. Di atas jaringan subkutan terdapat kelenjar keringant. Fungsi dari jaringan subkutan adalah penyekat panas, bantalan terhadap trauma dan tempat penumpukan energi.

Tidak banyak dari kita mengetahui apa sih fungsi kulit kita ini. Nah, menurut  penelitian yang dilakukan Harahap (2000), setidaknya ada empat fungsi utama dari kulit manusia.

Pertama, sebagai pelindung. Jaringan tanduk sel-sel epidermis paling luar membatasi masuknya benda-benda dari luar dan keluarnya cairan yang berlebihan dari tubuh dan melanin yang memberi warna pada kulit, berguna untuk melindungi kulit dari akibat buruk sinar utra violet.

Kedua, sebagai pengatur suhu. Pada saat suhu dingin, peredaran darah di kulti berkurang karena digunakan untuk mempertahankan suhu badan. Pada waktu suhu panas, peredaran darah di kulit meningkat dan terjadi penguapan keringat dari kelenjar keringat, sehingga suhu tubuh dapat dijaga agar tidak terlalu panas.

Ketiga, kulit dapat menyerap bahan-bahan tertentu seperti gas dan zat yang larut dalam lemak, tetapi air dan elektrolit sukar masuk melalui kulit. Zat-zat yang larut dalam lemak lebih mudah masuk ke dalam kulit dan peredaran darah karena dapat bercampur dengan lemak yang menutupi permukaan kulit.

Terakhir, fungsi kulit adalah sebagai indera perasa. Indera perasa di kulit terjadi karena rangsangan terhadap saraf sensorik dalam kulit. Fungsi indra perasa yang pokok yaitu nyeri, perabaan, panas dan dingin

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© 2020 PT. Kembang Bulan. All right reserved.

Log in with your credentials

Forgot your details?