Siapa Sangka Buah Kiwi Ternyata Banyak Manfaatnya

Manfaat buah kiwi ternyata tidak sekadar pemanis sajian, tapi buah ini juga menyimpan potensi pendukung kesehatan sekaligus pencegah sakit.

Kiwi yang banyak beredar di Indonesia pada umumnya didatangkan dari  New Zealand atau Amerika. Padahal sebenarnya kiwi mulanya berasal dari negeri Tiongkok dan karenanya sering disebut Chinese gooseberry. Buah yang berukuran menyerupai telur ayam ini memiliki panjang sekitar 5-8 cm dengan diameter 4,5-5,5 cm. Kulitnya berwarna kusam cokelat keabu-abuan dengan bulu-bulu halus mengerubungi permukaan luarnya.

Berikut merupakan beberapa khasiat yang dapat diperoleh dari buah Kiwi

  • Anti-hipertensi
    Buah Kiwi mengandung kalium yang dikenal sebagai mineral penurun tekanan darah tinggi. Kalium juga penting untuk menjaga fungsi otot dan gerak reflek sistem saraf. Kalium juga berperan menjaga keseimbangan air di dalam tubuh.
  • Menangkal radikal bebas
    Kiwi sangat kaya kandungan antioksidan. Kandungan polifenol, karotenoid, dan enzim-enzim lain membentuk antioksidan yang akan menangkal radikal bebas yang masuk dalam tubuh. Hasilnya, tubuh lebih sehat dan dapat terhindar dari banyak penyakit.
  • Kesehatan mata
    Kiwi mengandung lutein dan beta karoten yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata.
  • Masalah pencernaan
    Dengan kandungan serat yang tinggi, Kiwi dapat membantu bagi Anda yang memiliki masalah pencernaan. Buang air besar tidak teratur atau kembung dapat diatasi dengan mengonsumsinya secara teratur.
  • Bermanfaat bagi wanita hamil
    Buah Kiwi kaya dengan asam folat yang baik untuk ibu hamil untuk mencegah cacat lahir pada otak atau saraf tulang belakang. Buah Kiwi juga dapat membantu mengatasi kekurangan zat besi pada wanita yang bisa berdampak pada terganggunya produktivitas, perkembangan dan fungsi kognitif, resiko kehamilan dan sistem kekebalan tubuh.
  • Kesehatan jantung
    Kandungan potasium yang dimilikinya hampir sama dengan yang terkandung pada pisang. Buah Kiwi merupakan sumber potasium rendah garam yang berpotensi memberi manfaat dalam menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung.
  • Mengurangi resiko Alzheimer
    Buah Kiwi diyakini dapat mengurangi resiko terkena penyakit Alzheimer sampai 50%.
  • Di negara asalnya, Tiongkok, manfaat buah kiwi lebih sering berperan sebagai obat atau vitamin untuk membantu wanita pada masa pemulihan pasca persalinan ataupun diberikan kepada anak-anak agar mereka bisa cepat tumbuh tinggi.
  • Oleh karena bebas lemak dan indeks glikemiknya tergolong rendah, kiwi dapat menjadi buah pilihan yang tepat dalam mengelola kadar gula darah.
  • Kiwi dikenal sebagai buah yang kaya vitamin C dan karotenoid, seperti provitamin A beta-karoten. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kiwi adalah buah yang dapat membantu meringankan stres, melawan penuaan dini, dan mengembangkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga membantu penyerapan zat besi untuk gigi, tulang, dan pembuluh darah. Selain itu, biji kiwi juga bernutrisi, yaitu mengandung sekitar 62 persen asam alfa-linoleik dan asam lemak omega-3.
  • Kiwi kaya akan hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam mendukung fungsi kardiovaskular dan pencernaan. Selain meningkatkan selera makan, serotonin membantu tidur menjadi terasa lebih nyenyak, meningkatkan daya ingat, memperbaiki mood, dan mendukung kemampuan fokus ketika belajar.
  • Buah kiwi mengandung magnesium yang berperan penting dalam meningkatkan level energi dengan memaksimalkan fungsi otot dan saraf. Kandungan magnesium dalam kiwi bahkan 20 persen lebih banyak dibandingkan kandungan di dalam pisang. Dalam hal penanganan penyakit, kiwi dapat membantu mengelola tekanan darah yang karenanya membantu mengurangi risiko stroke, batu ginjal, serta osteoporosis.
  • Kiwi kemungkinan dapat membantu meringankan gejala sesak napas pada anak. Hal ini setidaknya diungkapkan sebuah penelitian yang menemukan bahwa anak-anak yang mengonsumsi 5-7 kiwi dan sitrus tiap minggunya ternyata lebih jarang mengalami batuk dan bersin.
  • Buah kiwi mengandung zat fitokimia yang bernama lutein. Zat ini berguna untuk melindungi mata dari serangan radikal bebas dan membantu mencegah kebutaan akibat penuaan.
  • Di samping itu, manfaat buah kiwi juga berperan dalam pengolahan daging karena kiwi mentah mengandung aktinidain yang digunakan untuk membuat struktur daging menjadi empuk. Tetapi perlu diingat-ingat juga bahwa enzim ini bereaksi dengan protein dalam susu sehingga menjadikan kiwi mentah tidak tepat untuk digunakan pada makanan penutup yang mengandung susu, gelatin, atau produk olahan susu yang memerlukan waktu untuk disajikan. Namun, penting diketahui bahwa aktinidin juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada sebagian orang, dengan gejala seperti mulut gatal dan nyeri.

Untuk mendapatkan manfaat maksimal, kiwi matang sebaiknya disimpan tanpa terpapar sinar matahari langsung. Selain itu, buah ini akan cenderung lebih cepat matang jika disimpan dalam tas kertas bersamaan dengan pisang, pir, atau apel. Jadi sebaiknya kiwi disimpan terpisah dengan buah-buah yang lain.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© 2020 PT. Kembang Bulan. All right reserved.

Log in with your credentials

Forgot your details?