Seperti Apa Bahayanya Rubella?

Belakangan kita sering melihat Rubella. Di televisi, radio, hingga papan iklan di jalanan. Sebenarnya apa itu Rubella, dan sepert apa bahayanya? Simak terus ya artikel ini.

Rubella dikenal juga sebagai campak Jerman atau campak tiga hari. Penyakit ini disebabkan oleh virus yang ditandai dengan ruam merah pada kulit. Rubella umumnya menyerang anak-anak dan remaja. Tapi dapat terjadi juga pada orang dewasa.

Penyakit rubella disebabkan oleh virus rubella dan dapat menular dengan sangat mudah. Penularannya bisa melalui udara yang sudah terpapar virus rubella atau melalui kontak dengan cairan hidung dan air liur penderita rubella. Penderita rubella dapat menularkan virus seminggu sebelum munculnya ruam merah hingga seminggu setelah ruam sembuh.

Penderita rubella pada anak-anak umumnya menunjukkan gejala yang lebih ringan dibandingkan penderita dewasa. Namun terkadang ada pula penderita yang tidak menunjukkan gejala apapun tapi tetap dapat menularkan rubella. Pada umumnya gejala muncul dua sampai tiga minggu setelah terpapar virus rubella.

Gejala yang sering muncul ketika seseorang terinfeksi virus rubella adalah demam, sakit kepala, iritasi pada mata, pembengkakan pada kelenjar getah bening, hilangnya nafsu makan, kulit kering, nyeri pada persendian, ruam berbentuk bintik-bintik kemerahan yang awalnya muncul pada wajah lalu menyebar ke badan, tangan hingga kaki dan biasanya berlangsung selama 1 sampai 4 hari.

Baca Juga: Obati Lambung Dari Rumah

Ruam yang terjadi pada rubella memang tidak seperti cacar air. Untuk mendiagnosa rubella, biasanya dokter mengambil sampel darah atau air liur untuk diperiksa di laboratorium. Namun jika penderita adalah ibu hamil langkah berikutnya yang dilakukan melalui tindakan USG dan pengambilan sampel air ketuban untuk mendeteksi kelainan pada janin.

Baca Juga: Permasalahan Kulit Saat Hamil

Rubella berbeda dengan campak, walaupun gejalanya sama-sama menunjukkan ruam merah pada kulit. Gejala rubella tergolong lebih ringan dibandingkan dengan campak pada umumnya. Namun jika rubella menginfeksi ibu hamil hal ini akan dapat membahayakan janin. Apalagi jika ibu hamil terjangkit rubella saat kehamilan di lima bulan pertama. Ibu hamil dapat menularkan virus rubella melalui aliran darah ke janin.

Rubella atau campak Jerman merupakan penyakit menular atau infeksi virus yang ditandai dengan ruam merah berbentuk bintik-bintik pada kulit. Umumnya rubella ini sering terjadi pada anak dan remaja yang belum mendapat vaksin campak, gondok, dan lain-lain.

0 Comments

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

CONTACT US

We're not around right now. But you can send us an email and we'll get back to you, asap.

Sending

© 2020 PT. Kembang Bulan. All right reserved.

Log in with your credentials

Forgot your details?